Kajian

MENGENAL SUMBER-SUMBER OTORITATIF DALAM PENAFSIRAN AL-QURAN (AL-TAFSIR BI AL-MA’TSUR) Bagian 3-Selesai

Diposkan pada

Kualitas Kehujahan dan Plus-Minus Al-Tafsir bi al-Ma’tsur Secara umum Tafsir bi al-Ma’tsur merupakan metode penafsiran dengan peringkat kualitas tertinggi dibanding dengan metode penafsiran yang lain. Dalam hal ini, Musa Ibrahim Al-Ibrahim dalam Buhutsun Manhajiyyah fi Ulum al-Quran berpendapat bahwa tafsir model ini merupakan metode penafsiran paling baik, paling utama, paling terjamin keterselamatannya dari kemungkinan salah […]

Kajian

ARTI SEBUAH PERNIKAHAN

Diposkan pada

Menikah atau berumah tangga merupakan suatu kesunnahan (perbuatan) yang disukai dan pola hidup yang dianjurkan. Karena dengan menikah terjagalah populasi keturunan dan lestarilah hubungan antar manusia. Allah SWT. dalam firman-Nya telah menganjurkan umat manusia untuk melakukan nikah: فَانْكِحُوْامَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلاَثَ وَرُبَاعَ “Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi, dua, tiga, atau […]

Kajian

MENGENAL SUMBER-SUMBER OTORITATIF DALAM PENAFSIRAN AL-QURAN (AL-TAFSIR BI AL-MA’TSUR) Part 2

Diposkan pada

Empat Sumber Tafsir bi al-Ma’tsur dan Contohnya Masing-masing Sebagaimana kesimpulan dalam tulisan yang diunggah sebelumnya bahwa sumber tafsir bi al-Ma’tsur ada empat: pertama, penafsiran al-Quran dengan al-Quran, kedua, penafsiran al-Quran dengan hadits, ketiga, penafsiran al-Quran dengan perkataan sahabat, dan keempat, penafsiran al-Quran dengan perkataan tabi’in. Berikut ini penulis paparkan beberapa contohnya masing-masing dengan ringkas. Pertama, […]

Akidah

MEWASPADAI POTRET GELAP PEMIKIRAN TAKFIRI DI DUNIA MAYA

Diposkan pada

Di era sosial media, pemikiran yang kontroversial akan mudah menimbulkan gejolak kehebohan, seperti yang kerap terjadi beberapa tahun terakhir di negeri +62 ini. Ada beberapa tokoh yang kerap melontarkan pernyataan yang kadang bias interpretasi, kadang pula memang kontroversial dan tidak sesuai ajaran Islam yang ideal. Tapi tidak berarti sesat apalagi kafir. Pernyataan tersebut ramai diperbincangkan […]

Tasawuf

DIDIKLAH ANAKMU DENGAN AKHLAK YANG BAIK SEJAK USIA DINI

Diposkan pada

Dalam siklus kehidupan manusia, masa kanak-kanak merupakan sebuah periode yang paling penting, namun sekaligus juga merupakan suatu periode yang sangat berbahaya, dalam artian sangat memerlukan perhatian dan kesungguhan dari orang tua atau pihak yang bertanggung jawab pada kehidupan anak. Sebab, seorang anak pada hakekatnya telah tercipta dengan kemampuan untuk menerima kebaikan maupun keburukan. Kedua orang […]

Tasawuf

URGENSI MORAL DAN INTELEKTUAL

Diposkan pada

Moral dan intelektual harus menyatu, tidak boleh terpisahkan dalam diri seseorang. Intelektual sangatlah tidak berguna tanpa disertai dengan moral, sebaliknya moral tanpa intelektual tidak akan mampu menahan arus global. Moral dan intelektual memiliki relasi keterikatan, salah satunya tidak boleh dipisahkan. Imam Syafi’i berkata: “Jadikanlah ilmumu sebagai garam dan akhlakmu sebagai tepung”. Perkataan ini mengindikasikan betapa […]

Tasawuf

HATI-HATI DENGAN HATI

Diposkan pada

Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging apabila daging tersebut baik maka semua amalnya juga baik, sebalikanya apabila jelek maka semua amalnya juga jelek, segumpal daging tersebut dikenal dengan istilah hati. Dalam ilmu gramatika arab hati dikenal dengan istilah “Qolbu” (bolak balik) disebut dengan “Qolbu” lantaran hati selalu terbolak balik. Oleh […]

Tasawuf

TARIAN SUFI JALALUDDIN RUMI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Diposkan pada

Jalaluddin Muhammad bin Muhammad Al-Balikh Al-Qunuwi atau yang lebih akrab disapa dengan Rumi adalah seorang ulama, penyair sekaligus sufi yang lahir di Balkh Afganistan tepat pada tanggal 06 Rabiul Awal 604 H. atau 30 September 1207 M. Beliau lebih akrab dipanggil dengan Rumi lantaran sebagian besar hidupnya dihabiskan di Konya (Turki) yang dahulu dikenal sebagai […]

Kajian

MENGENAL SUMBER-SUMBER OTORITATIF DALAM PENAFSIRAN AL-QUR’AN (AL-TAFSIR BI AL-MA’TSUR). Definisi, Sinonimi dan Ragam Kontroversi | Part 1

Diposkan pada

Secara etimologi, kata Tafsir adalah bentuk masdar yang berarti penerangan atau penjelasan. Seperti dalam firman Allah: وَلاَ يَأْتُوْنَكَ بِمَثَلٍ إِلاَّ جِئْنَاكَ بِالْحَقِّ وَأَحْسَنَ تَفْسِيْرًا (الفرقان: [25] 33) Artinya: Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil, melainkan Kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya (QS. Al-Furqan: [25] 33) Sementara […]

Tasawuf

MENGAPA HARUS MALU?

Diposkan pada

Diantara aspek yang membedakan antara manusia dengan hewan adalah sifat malu. Tuhan telah mengaruniakan sifat malu kepada manusia tidak pada hewan. Karenanya, mengapa hewan bersanggama tanpa mempedulikan dalam situasi sunyi atau ramai? Tentu karena hewan tidak punya sifat malu, tidak merasa bahwa tindakanya sedang disaksikan. Berbeda dengan manusia, mereka selalu mempertimbangkan akibat yang akan terjadi, […]