Tasawuf

DITOLAKNYA PINANGAN HASAN AL-BASHRI OLEH ROBI’ATUL ADAWIYAH PART I

Diceritakan bahwa HASAN AL-BASHRI, MALIK BIN DINAR dan TSABIT ALBANANI mereka bertiga menemui ROBI’ATUL ADAWIYAH.
Lalu HASAN ALBASHRI berkata:
“Wahai ROBI’AH pilihlah salah satu dari kami untuk menjadi suami kamu karena kami tahu bahwa menikah termasuk sunnah Rasulullah SAW.”
Lantas ROBI’AH menjawab:
“Boleh, namun sebelumnya saya ada beberapa pertanyaan, jika bisa menjawab maka berhak menjadi suami saya”.

Orang pertama yang ditanya oleh ROBI’AH adalah HASAN AL-BASHRI.

ROBI’AH: Apa yang akan kamu lakukan ketika dari mereka ada yang masuk surga atau neraka maka allah berkata “Saya tidak peduli”. “Saya termasuk golongan yang mana”?

HASAN AL-BASHRI menjawab “Saya tidak tahu”
ROBI’AH bertanya lagi: “Ketika malaikat meniup ruh di rahim ibu saya, apakah saya termasuk orang yang beruntung atau celaka”?

HASAN AL-BASHRI menjawab “Saya tidak tahu”.
ROBI’AH bertanya lagi: Ketika di tanyakan kepada seseorang “Jangan takut dan jangan bersedih” dan ditanyakan lagi kepada seseorang “Kalian tidak akan merasakan kebahagiaan”. Lantas saya termasuk golongan yang mana?

HASAN AL-BASHRI menjawab: “Saya tidak tahu”

ROBI’AH bertanya lagi: Nanti di alam kubur ada kebun surga dan jurang neraka. Apakah kamu tahu kelak keadaan kuburan saya?

HASAN AL-BASHRI menjawab: “Saya tidak tahu”
Lalu ROBI’AH bertanya lagi: Pada hari nanti akan ada wajah berseri-seri dan juga ada wajah buram. Bagaimana keadaan wajah saya kelak?
HASAN ALBASHRI menjawab: “Saya tidak tahu”

Untuk yang terakhir kalinya ROBI’AH bertanya: Hari kiamat nanti akan ada panggilan “Fulan bin Fulan bernasib beruntung dan Fulan bin Fulan lagi bernasib celaka”. Apakah kamu tahu kelak nasib saya?

HASAN AL-BASHRI menjawab: “Saya tidak tahu”

Kemudian setelah kejadian tersebut mereka bertiga menangis dan pulang dengan nasib hampa.

Disadur dari Kitab: Durrah An-Nashihin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *