Sejarah

Kilas Sejarah Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin

IKHTISHAR SEJARAH KARANGDURIN DAN PENDIDIKAN

Pembina Pondok Pesantren
Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin dibina oleh al-Maghfurlah KH. Badruddin bin Nashruddin pada bulan Dzul Hijjah 1378 H/bertepatan tahun 1957 M. KH. Badruddin bin Nasruddin adalah cucu KH. Istbat bin Ishak Pendiri Pondok Pesantren Banyuanyar Pamekasan dan nasabnya bersambung pada Sunan Giri, salah satu tokoh Wali Songo yang sangat legendaris itu. Nama Karangdurin berasal dari sebutan sebuah tempat yang saat itu penuh dengan pohon duren.

Asal Usul Karangdurin
Saat didirikan itu, Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin masih terdiri dari kawasan hutan belantara, semak belukar disana sini dan kondisi sosial sedang tragis, kemunkaran disana sini. Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin dibangun berdasarkan permintaan Nyi Darmah (Nyi Sriye) untuk menempati sebidang tanah kosong untuk dibangun pondok pesantren. Nyi Darmah adalah perempuan jumpo tua yang tidak punya putra/putri atau cucu maupun keluarga. Dengan demikian, Nyi Darmah sangat ingin lahannya dapat bermanfaat pada agama dan masyarakat untuk didirikan lembaga pendidikan agama, yaitu pondok pesantren.
Setelah itu, KH. Badruddin bin Nashruddin berusaha untuk mengabulkan permohonan ibu tua tersebut dan yang akan ditunjuk untuk menjadi Pengasuh di tempat anker adalah KH. Abd. Mu’thi Badruddin. Karena waktu itu, KH. Moh. Sholeh Badruddin masih nyantri di pesantren Sidogiri, Pasuruan. Namun takdir berkata lain, ternyata KH. Abd. Mu’thi Badruddin tidak berumur panjang. Dan yang menempati lahan kosong Nyai Darmah itu adalah KH. Moh. Sholeh Badruddin. Dengan demikian, secara resmi Pondok pesantren Miftahul Ulum Karangdurin Tlambah Karangpenang Sampang, dirintis oleh Al-Maghfurlah KH. Badruddin bin Nashruddin. Beliau kemudian memerintahkan putranya, KH. Moh. Sholeh Badruddin, untuk mengelola pondok pesantren yang baru dirintis tersebut sebagai lembaga pendidikan agama. Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin didirikan dengan tujuan untuk menyebarkan ilmu Allah dan untuk mencetak hamba Allah yang shaleh.

Kepengasuhan
Pengasuh Pertama
Sekitar bulan Dzul Hijjah 1378 H/bertepatan tahun 1957 M. al-Maghfurlah KH. Moh. Sholeh Badruddin ditunjuk sebagai pengasuh pertama oleh abahnya Al-Maghfurlah KH. Badruddin bin Nashruddin, kurang lebih selama 25 tahun.

Pengasuh kedua
Tahun 1996 M. al-Maghfurlah KH. Moh. Sholeh Badruddin wafat. Dan secara otomatis al-Karim KH. Ach. Zaini Sholeh, putra pertama beliau ditunjuk sebagai pengasuh sampai tahun 2011 M. (kurang lebih 15 tahun lamanya).

Pengasuh ketiga
Sejak tanggal 16 Jumadil Ula 1432 H. Bertepatan dengan tahun 2011 M, pengasuh ketiga dilimpahkan kepada KH. Ach. Fauzan Zaini dan KH. Moh. Khoiron Zaini (sebagai ketua umum) sampai saat ini.

Sejarah Madrasah Miftahul Ulum
Tahun 1379 H/1961 M. Madrasah Miftahul Ulum berdiri atas inisiatif Al-Maghfurlah KH. Moh. Sholeh Badruddin. Kurikulum yang digunakan adalah kitab salaf dan dilaksanakan secara klasikal. Sampai saat ini, kelas dan jenjang MMU terdiri empat jenjang:
Shifir (nol), selama dua tahun
Ibtidaiyah, selama enam tahun
Tsanawiyah, selama tiga tahun
Aliyah Diniyah selama dua tahun.
Madrasah Aliyah Diniyah (MAD) didirikan oleh KH. Ach. Zaini Sholeh tahun 2006 M. (saat itu hanya sampai kelas satu (1). Tahun 2018 M/1439 H. Madrasah Aliyah Diniyah (MAD) ditingkatkan sampai kelas II. Hal ini merupakan inisitaf Majelis Keluarga yakni KH. Ach. Fauzan Zaini dan KH. Moh. Khoiron Zaini.

Tujuan Berdirinya Pondok Pesantren
Tujuan utama Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin adalah mencetak hamba Allah yang sholeh sesuai dengan takrif santri yang didefinisikan oleh al-Maghfurlah KH. Hasani Nawawie Sidogiri.

اَلسَّنْترِيْ
بِشَاهِدِ حَالِهِ هُوَ مَنْ يَعْتَصِمُ بِحَبْلِ اللهِ الْمَتِيْنِ وَيَتَّبِعُ سُنَّةَ الرَّسُوْلِ اْلاَمِيْنِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَّ وَلاَيَمِيْلُ يُمْنَةً وَلاَيُسْرَةً فِى كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ. هَذَا مَعْناَهُ بِالسِّيْرَةِ وَالْحَقِيْقَةِ لاَيُبَدَّلُ وَلاَيُغَيـَّــرُ قَدِيْمًا وَحَدِيْثاً. وَاللهُ اَعْلَمُ بِنَفْسِ اْلاَمْرِ وَحَقِيْقَةِ الْحَالِ.
Artinya:
“Berdasarkan peninjauan tindak langkahnya, santri adalah orang yang berpegang teguh pada Al-Quran dan mengikuti Sunnah Rasul SAW. Serta teguh pendirian. Ini adalah arti dengan bersandar sejarah dan kenyataan yang tidak dapat diganti dan diubah selama-lamanya. Allah-lah yang Maha Mengetahui atas kebenaran sesuatu dan kenyataannya.”

Jenis-jenis Kegiatan
Kegiatan harian. Meliputi jamaah shalat 5 waktu, pembacaan wirid, shalat-shalat faraidl dan shalat nawafil, pengajian kitab kuning, pembacaan shalawat nabi, manaqib, taklim al-Quran, pembinaan baca kitab, gerak batin (istigatsah), jam belajar, musyawarah kitab kuning, musyawarah pelajaran madrasah, kursus pembekalan aswaja, kajian keislaman, lembaga pengembangan bahasa Arab, Inggris, Tahfidzul Kutub, Tahfidzul Qur’an dan sebagainya.
Kegiatan pekanan dan bulanan. Meliputi Bathsul Masail lintas pesantren, Kursus kaligrafi Arab, latiham pidato, pendidikan shalat, penerbitan majalah, buletin, mading, olahraga, kursus komputer, seni bela diri, seminar ilmiah dan seni hadrah.
Kegiatan berkala lainnya. Meliputi Bathsul Masail Wustha, FPT (Forum Pencari Takbir), beberapa pelatihan dan kursus antara lain; haidl, zakat, ilmu faraidl, pelatihan manasik haji, rukyah hilal (falakiyah), tajhiz al-mayit serta beberapa kegiatan diskusi, seminar ilmiah, diklat jurnalistik, dan penerbitan buku.
Untuk menunjang dua sistem pendidikan di atas, Pengurus Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin menyediakan perpustakaan al-Risalah sebagai sumber wawasan dan inspirasi bagi santri/murid untuk memperdalam khazanah keilmuan, baik dalam bentuk koleksi kitab dan buku manual atau digital serta koleksi multimedia lainnya.

Kiprah Pesantren
Selain mendidik para santri/murid agar mampu menguasai ilmu agama secara mendalam (tafaqquh fid-din), Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin juga memiliki beberapa program dalam rangka khidmah lil-ummah, diantaranya program pendidikan, dakwah, sosial dan ekonomi.
Kepedulian Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin terhadap kondisi keagamaan, pendidikan, ekonomi dan sosial kemasyarakatan diwujudkan dalam tiga hal:

Guru Tugas
Tahun 1961 M. Program pengiriman guru tugas ke madrasah-madrasah yang membutuhkan digagas dan diperakarsai oleh al-Maghfurlah KH. Ach. Zaini Sholeh. Saat ini, jumlah tenaga guru tugas telah mencapai angka 200 lebih dan tersebar ke berbagai wilayah. Antara lain, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Jember,
Surabaya, Jakarta, Sulawesi, Makassar, dan sejumlah tempat lainnya.

MMU Ranting

Madrasah Miftahul Ulum (MMU) ranting digagas oleh al-Maghfurlah KH. Ach. Zaini Sholeh pada tahun 1961 M. dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas madrasah diniyah khususnya madrasah-madrasah sekitar. Jumlah MMU ranting saat ini telah mencapai 45 MMU. Tujuan berdirinya MMU ranting adalah untuk membantu pengelolaan madrasah-madrasah agar berjalan lebih baik dan efisien.

KBIH-U Az-Zain
Tahun 2012 M. Majelis Keluarga mendirikan Kelompok Bimbingan Jamaah Haji dan Umrah yang diberi nama Az-Zain. KBIH-U Az-Zain bertujuan untuk melayani tamu-tamu Allah sebagai sarana untuk melayani dan meningkatkan mutu calon jamaah haji. Lembaga ini setiap tahun rutin mengirim tamu-tamu Allah ke tanah suci Mekah dan Madinah untuk menunaikan ibadah haji dan umrah.

Majelis Pemuda Bersholawat At-Taufiq
Tahun 1436 H/2015 M. Majelis Keluarga mendirikan Majelis Pemuda Bersholawat At-Taufiq sebagai sarana untuk membina moraltias generasi muda dari berbagai daerah. Majelis ini telah mendapakan apresiasi besar dari sejumlah elit masyarakat bahkan oleh generasi muda itu sendiri.

Progaram Khusus
Sekitar 4 tahun silam, perhatian Pengurus Pondok Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin dicurahkan untuk meningkatkan kualitas santri dibidang baca kitab. Kompotensi akademis ini menjadi perhatian total untuk membekali santri dengan wawasan yang memadahi agar turats-turats keislaman dapat terpelihara dengan baik.
Maka, lahirlah program khusus atau PK. Program PK ini dikelola secara khusus oleh-oleh tenaga profesional yang telah mahir dibidang ilmu alat. Program khusus ini telah meraih sukses besar karena setiap tahun santri-santri yang diwisuda cukup signifikan. Dalam arti, pencapain untuk meningkatkan kualitas santri dibidang kitab kuning terbilang berhasil. Mutu santri dibidang pendalaman ilmu gramatika arab merupakan hal yang sangat penting. Hal ini terjadi karena dalam sejarah kemampuan santri terhadap baca kitab kuning merupakan pondasi yang paling bergengsi.

Untuk terus memacu kualitas santri tersebut, pengurus memberikan porsi yang cukup luas, dan kegiatannya cukup padat, baik siang, malam dan pagi, santri-santri yang terdaftar dalam program khusus terus digenjot. Untuk mempertahankan tradisi Islam dengan warisan kitab salaf tersebut, maka program khusus tentunya merupakan salah satu solusi agar pusaka ulama salaf tersebut tetap terpelihara dengan baik.
Santri-santri yang telah diwisuda di Program Khusus tersebut kelak dikirim ke madrasah untuk mengikuti kegiatan sekolah yang disebut sistem klasikal. Sistem klasikal tersebut merupakan kegiatan yang diasuh oleh wali kelas dibawah kendali kepala madrasah. Alhamdulillah, Program Khusus terus menerus mendapatkan perhatian dari masyarakat dan wali santri. Hal ini karena jumlah santri PK dari waktu ke waktu selalu mengalami peningkatan.

Sejarah Pendidikan Formal/Amiyah

Pendidikan amiyah digagas oleh al-Maghfurlah KH. Ach. Zaini Sholeh. Tujuan berdirinya lembaga pendidikan umum adalah untuk membekali santri dengan wawasan keilmuan modern dan umum. Dengan bekal demikian, generasi santri Karangdurin kelak dapat berkiprah dengan baik di tengah-tengah umat dalam mengemban amanah.

Jenjang Pendidikan Umum/Formal
Selain pendidikan diniyah, Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin mendirikan pendidikan formal yaitu sebagai berikut:
-MI Miftahul Ulum I yang berdiri pada tahun 1985 M.
-Madrasah Tsanawiyah Miftahul Ulum (MTs. Miftahul Ulum) berdiri tahun 1994 M.
-Madrasah Aliyah Miftahul Ulum berdiri pada tahun 2003 M.
-Perguruan Tinggi STKIP Az-Zain berdiri tahun 2014 M.
-SMP dan SMK berdiri tahun 2017 M.

Majelis Keluarga Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin mendirikan pondok pesantren baru yaitu Pondok Pesantren Nurul Hidayah Az-Zain pada tahun 1436 H./2015 M. Pesantren ini bertempat di Kalimantan Barat. Tepatnya di desa Kendawangan, Ketapang, Kalimantan Barat. Pondok Pesantren Nurul Hidayah Az-Zain adalah lembaga yang dikonsep pada perjuangan dan pengabdian, baik pendidikan, dakwah dan sosial kemasyarakatan. Saat ini, berdiri lembaga TK, MTs dll sebagai sarana pendidikan santri/murid.

2 pemikiran pada “Kilas Sejarah Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *