Berita

PPK SIAGA COVID-19

Karangdurin.net – Jumat, (25/08/41) Kepala Bagian Kebersihan dan Kesehatan (KABAG SIHHAT) Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin (PPK) adakan pembinaan antisipasi transmisi atau penularan dan pencegahan Covid-19 untuk semua bawahan Kabag Sihhat yang melibatkan petugas Kebersihan Lingkungan (SIHLI) dan kesehatan Daerah (SIHDA)

Dalam pembinaan tersebut, Ustadz Abd. Mahwi sebagai Kepala Bagian Kebersihan dan Kesehatan mendatangkan A. Mu’in Sajad Al Farisi, A. Md.Kep, yang merupakan alumni santri PPK dan sekarang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Rumah Sakit Umum Mohammad Noer Pamekasan.

Dalam kegiatan tersebut, banyak hal yang disampaikan oleh pemateri berkaitan dengan Covid-19 meliputi penjelasan mengenai proses transmisi Covid-19 hingga langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk memutuskan rantai transmisinya.

Menurutnya, transmisi virus yang disebut dengan Covid-19 ini bisa terjadi melalui dua proses, yaitu kontak dan droplet. Adapun upaya yang bisa dilakukan untuk memutuskan rantai transmisi yang terjadi melalui kontak ialah dengan selalu menjaga kebersihan tangan dengan melakukan pencucian tangan menggunakan cairan antiseptik khususnya setiap selesai melakukan kontak dengan orang lain dari luar PPK yang berkunjung ke PPK. Sedangkan upaya memutuskan rantai transmisi melalui droplet dapat dilakukan dengan menggunakan masker bedah, hal ini dilakukan jika hendak melakukan interaksi dengan orang lain yang positif terinfeksi Covid-19.

Selain itu, ia juga menjelaskan gejala-gejala yang dapat diketahui pada orang yang terinfeksi Covid-19. Menurutnya, hal ini penting untuk diketahui agar jika gejala itu ditemukan pada salah satu santri misalnya, maka dapat dilakukan penanganan sedini mungkin oleh pengurus yang bertugas di bagian kesehatan. Ia juga menjelaskan upaya lain yang dapat dilakukan oleh santri sebagai langkah pencegahan transmisi atau penularan Covid-19 yang diantaranya dengan meningkatkan imunitas tubuh.

Upaya lain yang dapat dilakukan oleh kita adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh. Langkah riil dalam hal ini adalah dengan memperbanyak mengkonsumsi sayur dan buah, istrahat yang berkualitas, menghindari stres, berhenti merokok, rutin olahraga dan meminum suplemen yang mengandung vitamin C, B6, dan E yang cukup. Jelasnya.

Selanjutnya, dengan sangat detail dan rinci ia menjelaskan langkah-langkah membuat cairan antiseptik sendiri dengan menggunakan bahan-bahan mentah yang dapat ditemukan di apotek dan toko-toko sekitar dengan harga terjangkau. Menurutnya ini penting sekali mengingat demikian langkanya cairan antiseptik untuk dapat ditemukan di toko-toko atau apotek saat ini. Usai menjelaskan dan memperagakan cara pengolahannya, ia membuka sesi uji coba atau praktik membuat cairan antiseptik tersebut bagi semua petugas kebersihan dan kesehatan yang hadir pada saat itu.

Bertempat di gedung Kantor Pusat (Center Office) PPK, acara yang berlangsung sekitar jam 09:30 hingga jam 11:30 WIS tersebut berlangsung dengan sangat baik dan sempurna. | Moh. Aliy Sajuri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *