Sejarah

SEJARAH MADRASAH MIFTAHUL ULUM KARANGDURIN

Pondok Pesantren Karangdurin – Madrasah Miftahul Ulum (MMU) Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin didirikan pada tahun 1379 H. MMU Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin sebagai kegiatan inti pendidikan pondok pesantren. Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum kitab salaf dan dilaksanakan secara klasikal. MMU Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin terdiri dari empat jenjang pendidikan yaitu sebagai berikut:
Shifir (nol), selama satu tahun
Ibtidaiyah, selama enam tahun
Tsanawiyah, selama tiga tahun
Aliyah Diniyah selama dua tahun.

Dok. Media Center Karangdurin/MCK

Menjadi Ranting MMU Pondok Pesantren Sidogiri
Madrasah Miftahul Ulum Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin resmi menjadi ranting MMU Pondok Pesantren Sidogiri, tipe B wilayah Madura dengan nomor urut 14 (B-14) sejak bulan Dzul Qa’dah 1415 H/April 1993 M. Oleh karena itu, maka seluruh kurikulum atau mata pelajaran, hudud (batas-batas pelajaran) dan pelaksanaan ujian wajib sama atau mengikuti ketentuan MMU Pondok Pesantren Sidogiri.

Dok. Media Center Karangdurin/MCK


Selain ke empat jenjang tersebut di atas, di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin terdapat pula jenjang pendidikan umum yaitu, Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum (MI Miftahul Ulum I) yang berdiri pada tahun 1985 M; Madrasah Tsanawiyah Miftahul Ulum (MTs. Miftahul Ulum) berdiri tahun 1994 M dan Madrasah Aliyah Miftahul Ulum (MA. Miftahul Ulum) berdiri pada tahun 2003 M. Ketiga lembaga ini mengikuti kurikulum Depertemen Agama (Depag) serta Perguruan Tinggi (PT) az-Zain yang berdiri tahun 2014.

Dok. Media Center Karangdurin/MCK

Potret Pembelajara di luar ruang kelas


Menurut struktur organisasi, MMU berada di bawah koordinasi Ketua II, dimana pimpinan madrasah bertanggungjawab atas tugas-tugasnya kepada Ketua Umum dan Khadim al-Ma’had.

Dok. Media Center Karangdurin

4 pemikiran pada “SEJARAH MADRASAH MIFTAHUL ULUM KARANGDURIN

  1. Semoga dengan adanya media ini dapat membawa keberkahan dan kemashlahatan pada pondok kita ini. AMIN.. sesuai prinsip salafusnas sholih.
    “المحافظة على القديم الصالح والأخذ بالجديد الأصلح”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *